Libas Monaco, Allegri Marah Kepada Pjanic

Libas Monaco Allegri Marah Kepada Pjanic

Libas Monaco, Allegri Marah Kepada Pjanic

Bandar Bola Deposit 25Ribu Terbaik Dan Terpercaya – Juventus sukses menggapai kemenangan atas AS Monaco di dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions. Juve menang 2-0 berkat gol Gonzalo Higuain pada menit ke-29 dan 59.

Dalam laga tadi, Massimiliano Allegri menambahkan sorotan kepada dua pemain Juve; Dani Alves dan Miralem Pjanic. Keduanya merupakan pemain baru, di dalam makna baru bergabung musim ini ke Juve.

Alves didatangkan bersama gratis berasal dari barcelona pada musim panas lalu. Awalnya ia mengalami kesulitan beradaptasi di Juve. Alves termasuk sempat cedera tetapi pada paruh ke dua musim ini, kinerjanya menjadi benar-benar bagus.

“Tak tersedia rahasia di balik meroketnya performa Dani Alves. Dia hanya perlu kala untuk beradaptasi di Juve. Alves termasuk sempat miliki kasus cedera, perlu berusaha mengenal rekan-rekan barunya, lingkungan Juve dan sistem yang kami gunakan. Dua assistnya hari ini benar-benar luar biasa,” terang Allegri kepada Football Italia.

Namun Allegri mengaku marah kepada pemain baru Juve lainnya; Miralem Pjanic. Allegri menilai Pjanic tidak sanggup menggapai potensi terbaiknya karena kasus mental. Pjanic dianggap benar-benar cepat menyerah dan tidak cukup tenang.

“Saya benar-benar marah kepada Pjanic karena dia selayaknya sanggup menjadi tidak benar satu gelandang paling baik dunia. Tapi di dalam lebih dari satu kesempatan, sehabis dia tidak benar mengirim umpan, dia bersikap layaknya dunia sudah berakhir. Dia perlu tenang dan rileks, karena potensinya belum semuanya diwujudkan. para pemain kami sudah menjalani musim yang bagus, terkecuali menghendaki menjadikan musim ini luar biasa, kami perlu tenang dan fokus.”

Wapres Monaco, Vadim Vasilyev, belum lama ini menyebutkan bahwa klub tidak dapat menjajakan pemain muda andalan mereka, Kylian Mbappe.

Laporan yang beredar di Inggris menyebutkan bahwa Manchester United sudah mendapat penolakan usai menawar sang pemain bersama nilai 85 juta euro. Mbappe sendiri konon dibandrol tak tidak cukup berasal dari 110 juta euro oleh tim Ligue 1.

Namun demikian, Vasilyev menampik kesimpulan bahwa Les Monegasques itu dapat melewatkan pemain berusia 18 tahun di musim panas nanti.
“Mbappe tidak miliki harga,” tuturnya di La Gazzetta dello Sport. “Dia layaknya anak sendiri.”

“Kami bangga dia sudah menggapai level permainan ini bersama seragam kami. Kami menghendaki dia bertahan dan saya kira dia termasuk menghendaki itu.”

Vasilyev pun yakin bahwa Monaco sanggup menjaga lebih dari satu pemain bintang mereka, meski ia termasuk mengamini bahwa dapat terjadi sejumlah perubahan di di dalam tim.

“Beberapa pemain dapat dijual, tetapi kami tidak perlu melakukannya. Kami tidak dulu menghindar siapapun pergi. Namun pemain perlu menanyakan pada kami dan termasuk tersedia tawaran yang tepat untuknya.”