X Poker Online Terpercaya Agen Casino Terpercaya

Neville Menilai Luka Merusak Cara Bermain Chelsea

Neville Menilai Luka Merusak Cara Bermain Chelsea

Bandar Judi Bola Online Terbaik – Gary Neville percaya Romelu Lukaku mampu menciptakan tensi di ruang tukar Chelsea jikalau ia lagi bergabung di musim panas.

Lukaku udah lama dikaitkan bersama kemungkinan lagi ke Chelsea, tiga tahun usai meninggalkan Stamford Bridge dan bergabung bersama Everton.

Pemain Belgia kini tetap duduk di puncak klasemen top skorer Premier League menjelang pekan pamungkas dan berhasrat bermain di Liga Champions musim depan.

Striker Chelsea, Diego Costa, udah lama disebut akan pergi ke Tiongkok. Namun Neville berpikir bahwa Kedatangan Lukaku akan beri tambahan masalah pada Antonio Conte.

“Apakah dia belanja pemain untuk menolong dan beroleh kualitas di bawah para pemain yang udah ada hingga tak ada lagi kesenjangan yang begitu besar?” tutu Neville di Sky Sports.

“Atau dia hanya menyatakan ‘Tidak, saya mendambakan menggantikan sosok tertentu’. Jika Lukaku mampir dan Costa bertahan, akan ada sedikit tensi.”

“Dan tiba-tiba, bagaimana mereka hadapi semua tensi yang ada di ruang ganti? Saya kira kudu ada langkah spesifik yang dipikirkan sebelum belanja seorang pemain.”

Gary Neville tidak pilih bos Chelsea, Antonio Conte, sebagai manajer paling baik Premier League musim ini.

Legenda Manchester United itu lebih pilih beri tambahan pujian pada bos Tottenham, Mauricio Pochettino, meski tim London Utara finish di bawah The Blues musim ini.

Conte memenangkan Premier League di musim perdananya di Inggris, tetapi itu sepertinya tak cukup untuk menegaskan Neville.

Eks kapten United itu terhitung memuji kinerja manajer Burnley, Bournemouth, dan Swansea tahun ini.

“Pujian teristimewa untuk tiga manajer Inggris. Sean Dyche, Eddie Howe, dan Paul Clement, mereka layak mendapat pujian,” tutur Neville di Express.

“Soal manajer paling baik kami selamanya pilih bos tim juara. Namun saya memiliki pandangan alternatif. Di awal musim saya kira Tottenham akan menurun, dikarenakan mereka bermain di Liga Champions dan tak belanja terlalu banyak.”

“Namun Mauricio Pochettino mampu jalankan apa yang ia jalankan musim ini. Membuat Tottenham finish di posisi dua, lewat rekor mereka sendiri, itu luar biasa.”